bahtera siapa,
biar, mendayu pena
hingga berkarya
perlip, nyanyian tua
kembali bersahaja
perangai beta serupa,
denak di jerjak jendela
jerun- jerun kemana,
masa kecilmu sudah menua
tak mungkin perahu berdarat
bangku belajarmu jadi saksi, sudah
lepas kacamata,perlina
malam mulai mendekap
pada dipan tidurlah raja
derita rakyat, derita dia pula
tapi, padi ,tarian budaya, sambut derita
penari dol berputar-putar,
sumatra timur, pinang muda
By : M Saiful Mukharom



Amel berkata,
April 17, 2009 pada 10:02 am
Puisi…susah komennya. Soalnya curahat hati sang pena. So, aku cuma bs semangatin. Moga tidak cuma kata yang penuh makna, but juga sikap en perbuatan kita. Seru euy! Cia yo, Saiful!
saifulindo berkata,
April 17, 2009 pada 10:16 am
ok mbak thanks buanget…….
he3 sukses terus mbbak…
Amel berkata,
April 17, 2009 pada 10:03 am
Blognya lebih enak diliat, Ful… Gud!
Lintang Sunu berkata,
April 22, 2009 pada 4:32 pm
Puisi memang ungkapan hati, dan saya juga termasuk pecinta puisi lho. Sukses selalu ya.
saifulindo berkata,
April 23, 2009 pada 2:43 pm
Santana berkata,
April 27, 2009 pada 11:36 pm
Bagus ful, gue jadi pingin bikin puisi tapi gue orangnya tidak puitis gmn sich cara bikin puisi untuk ungkapkan cinta sama cwe ??? hehe…..
Good luck….. sukses ful….
saifulindo berkata,
April 28, 2009 pada 5:43 am
terima kasih san2 udah ngasih semangat…
kl buat puisi kamu harus bisa membaca keseharianmu dan kamu harus mengungkapkannya dalam kata2 yang tersusun setiap kalimat ada maknanya…..
semangat terus san2..
saiful berkata,
Juli 12, 2009 pada 6:27 am
allow semua…..!
selamat berjuang dan berkresi
karna berkata,
Maret 30, 2010 pada 9:52 am
terus semangath akh…
harapan itu masih ada..
sudah saatnya tunjukan potensi diri yang luarbiasa…
dengan kerja keras dan penuh sabar serta tawakal, semua pasti kau dapatkan… PASTI !!!
luruskan niat hanya untuk meraih ridho_NYA..
saifulindo berkata,
April 1, 2010 pada 2:09 pm
Terima kasih Akh,…..
aku akan terus berusaha,…